www.tafsir-hadis.com
 

Jurusan Tafsir Hadis

 Tentang
   Profil  
   Visi & Misi  
   Program Pembelajaran  
   Kurikulum  
 Akademika
   Praktikum Mahasiswa  
    + Kajian Tafsir  
    + Kajian Hadis    
    + Karya Tulis 3 Bahasa  
   Artikel Dosen  
 Kolom Tafsir Hadis
   Kolom Tafsir  
   Kolom Hadis  
 Jurnal Ilmiah
   Al Afkar  
   Al Bayan  
 Lain - Lain
   Alumni  
   Skripsi  
   Bahan Kuliah  
   Forum Diskusi  
   Sumbang Saran  
  Jurnal Ilmiah
-
  Al Bayan  
HADITS PADA ABAD 5 H

Hadits dimasa abad kelima hijriyah hanya ada tambahan dan modifikasi kitab-kitab terdahulu. Sehingga karya-karya ulama hadits abad kelima lebih luas, simple dan sistematis. Diantara mereka adalah[1]:

  1. Abu Abdillah al-Humaidi tahun 448 H beliau mengumpulkan 2 kitab sahih sesuai urutan sanad.
  2. Abu Sa’adah Mubarak bin al-‘Asyir tahun 606 H beliau mengumpulkan enam kitab hadis dengan urutan bab.
  3. Nuruddin Ali al-Haitami beliau melengakapi 6 kitab dengan karangan-karangan lain ( selain kutub al-sittah ).
  4. al-Suyuthi tahun 911 H beliau menulis kitab yang berjudul al-Jami al-Kabir.

VI. SIMPULAN

Dari sedikit uraian tentang prosesi penulisan hadits. Kita bisa mengambil kesimpulan bahwa ulama yang menentang penulisan hadits pada dasarnya tidak menentang secara mutlak penulisan hadits, akan tetapi lebih pada sikap kuatir akan bercampurnya hadits dengan al-Quran. Di samping itu, hadits-hadits yang kita kaji setiap hari di pondok pesantren merupakan hadits yang benar-benar datang dari Nabi. Karena tidaklah logis suatu kalimat dapat terjaga susunannya mulai dari Nabi sampai pada imam-imam hadits terkemuka.



[1] Dr. subhi al-Salih, ulumul hadis waulumihi, Dar al-ilmi, 1959, hlm 48-49.


(15 Oct 2008/Al Bayan/admin)

 
Back to Home

 Contact Us | Site Map | Admin

 

© 2008 Jurusan Tafsir Hadis IAIN Sunan Ampel

All rights reserved